Berpacu Tingkatkan Mutu: Catatan Singkat Lokakarya Audit Mutu Internal di Pulau Dewata (Bagian Dua)

Tiga perguruan tinggi swasta yang terdiri dari Universitas Yudharta Pasuruan (UYP), Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, dan Universitas Dhyana Pura (Undyra) Badung-Bali, terus berpacu meningkatkan mutu akademik menuju universitas unggul dan mampu menghadapi persaingan global. Melalui bimbingan Universitas Kristen Petra (UK Petra) Surabaya, pada hari kedua (senin, 10/10/2017) peserta Lokakarya menjalankan agenda terpenting dalam kegiatan ini, diantaranya simulasi AMI: Audit Kepatuhan (Site Visit), simulasi AMI: Permintaan Tindakan Koreksi (PTK), post test, dan simulasi AMI: Laporan Audit Internal.

“Meskipun ini hanyalah simulasi AMI, diharapkan peserta dapat menjalankan perannya sebagai Auditor yang terlatih. Demikian juga pihak Auditee (pihak yang teraudit) dapat mengetahui temuan-temuan ketidaksesuai pelaksanaan kegiatan dengan standart proses pembelajaran yang telah ditentukan,” kata Dr. Jenny Mochtar selaku narasumber dalam kegiatan tersebut, sesaat sebelum proses  simulasi dimulai, di Hall Meeting, Swiss-Bell Hotel Tuban Bali.

Ir. Emmy Hosea, M.Eng.Sc. menambahkan, proses simulasi ini merupakan bagian terpenting dalam lokakarya. Peserta yang berperan sebagai Auditor harus memahami tahapan pelaksanaan Audit Mutu Internal sebagaimana yang sudah disampaikan sehari sebelumnya kepada seluruh peserta calon Auditor. Dan proses audit ini akan menentukan kelayakan peserta sebagai auditor yang sudah terlatih atau justru sebaliknya. “Auditor dimohon mempersiapkan daftar tilik yang di dalamnya memuat chek-lis pernyataan sebagai panduan, membuat berita acara AMI, Laporan AMI, dan permintaan tindakan koreksi.” tutur dia.

Melalui simulasi AMI peserta terlihat antusias, karena hal ini menjadi pengalaman berharga dan tentu saja sebagaimana harapan Kemenristek-Dikti, setelah kegiatan ini terlaksana dapat menghasilkan auditor internal perguruan tinggi yang siap melakukan audit mutu internal perguruan tinggi mereka sendiri dan perguruan tinggi lain di sekitarnya dalam rangka pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu PendidikanTinggi (SPM Dikti) khususnya pada siklus Evaluasi, Pengendalian dan Pelaksanaan. Sehingga secara bertahap perguruan tinggi dapat berperan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.