Dialog Publik Penanggulangan Narkoba

Peredaran narkotika di lingkungan generasi muda di Jawa Timur mulai memasuki tahap mengkhawatirkan. Pasalnya, setiap tahun jumlah pengguna narkotika terus bertambah. Kekhawatiran itu ditanggapi serius Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNP Jatim, AKBP Ria Damayanti, SH, MM.
Dia memaparkan, dalam rangkah mencegah peredaran dan penyalagunaan narkotika pihaknya menggandeng Perguruan Tinggi di Jawa Timur dan juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan agar segera membentuk Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan guna melakukan upayah pencegahan awal peredaran narkotika dan penyalagunaannya melalui pemberian bekal edukasi buat masayarakat khususnya Mahasiswa sebagai pemuda tunas Bangsa.
“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan gambaran peredaran narkoba, dan yang paling penting upaya pencegahan, jangan sampai ada peristiwa penangkapan” papar Ria saat acara “Dialog Publik; Pemetaan Penanggulangan Narkoba di Perguruan Tinggi” Kerjasama BNNP Jawa Timur, Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan , di Hall Meeting UYP, Selasa (17/1).
Saat sambutan Rektor UYP Dr. Saifulah, MHI di hadapan Mahasiswa dan Dosen UYP juga kembali menegaskan, “sinergitas BNNP dengan Perguruan Tinggi ini diharapkan dapat menanggulangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, terutama kepada adik-adik Mahasiswa jangan sampai jadi pemakai apalagi terlibat sebagai pengedar Narkoba”
Tindakan Pencegahan ini memang perlu dilakukan sejak awal di lingkungan Perguruan Tinggi dan Pondok Pesantren. “Karena anak muda sekarang rentan dengan pergaulan bebas yang identik dengan Narkoba. Untuk itu BNNP, UYP, dan Pemkab Pasuruan bergandengan guna memberikan edukasi untuk bekal mahasiswa kita sebagai perwujudan pengabdian pada masyarakat,” terangnya.
Lebih lanjut diungkapkan Irsyad Yusuf, SE, MM selaku Bupati Kabupaten Pasuruan, upaya pencegahan dini diperlukan suatu sinergisitas dengan Perguruan Tinggi yang dianggap penting dalam memberikan edukasi kepada mahasiswa dan juga akan segera membentuk BNN Kabupaten (BNNK) Pasuruan. “Pemerintah Kabupaten akan segera mengambil langkah-langkah cepat dalam pembentukan BNNK dan Satgas Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) ,” tandasnya.
Pada kesempatan yang berbeda, sebagai wujud komitmen memerangi Narkoba, civitas akademik UYP juga bersedia mengikuti kegiatan tes urine oleh BNNP Jawa Timur yang diikuti oleh Dosen dan Mahasiswa sejumlah 100 orang.