Kuliah di Selandia Baru Lebih Murah dari Australia

Pemerintah Selandia Baru mengundang lebih banyak lagi mahasiswa Indonesia untuk menuntut ilmu di negara itu, mengingat kualitas pendidikannya tidak kalah dengan Australia.

“Selama ini jumlah mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Selandia Baru hanya 700 orang, sementara di Australia capai 17.000 orang. Mereka mengharapkan lebih banyak lagi mahasiswa Indonesia belajar di Selandia Baru,” kata Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat kepada pers di Jakarta, Selasa.

Hal tersebut disampaikan usai pertemuan Perdana Menteri Selandia Baru John Key dengan Wakil Presiden Boediono di Istana Wakil Presiden, yang juga dihadiri Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.

Menurut Yopie, Perdana Menteri Key mengatakan bahwa dilihat dari segi biaya untuk sekolah di Selandia Baru sebenarnya lebih murah juga biaya hidupnya, sementara dari segi kualitas tidak kalah dengan sistem pendidikan di Australia.

“Perdana menteri ingin sekali lebih banyak mahasiswa Indonesia sekolah di negaranya dan dia mengajak untuk itu,” kata Yopie.

Untuk memudahkan warga negara Indonesia menjadi mahasiswa di Selandia Baru, katanya, sudah disiapkan penerbangan langsung kedua negara tanpa transit di Australia.

“Kemarin sudah ada penandatanganan antara Garuda Indonesia dengan maskapai penerbangan setempat untuk melayani jalur penerbangan langsung kedua negara,” katanya.

[kompas.com]