MA Darut Taqwa Gelar Uji Kompetensi Keahlian

Suasana tenang dan penuh semangat begitu tampak di wajah peserta Uji Kompetensi Keahlian Desain Website Toko Online di ruang laboratorium CBT MA Darut Taqwa. Kegiatan desain website hari ini memang bukan seperti yang biasa dilakukan siswa MA Darut Taqwa sebelumnya, karena mereka sedang menjalani Uji Kompetensi Keahlian Desain Website Toko Online dengan menggunakan aplikasi PrestaShop.
Siswa kelas XII Jurusan IPS, IPA, dan Bahasa, MA Darut Taqwa, diwajibkan mengikuti Uji Kompetensi Keahlian, Sabtu (11/3/2017).

Hal itu yang membuat sebagian peserta tampak tidak bisa menikmati kegiatan yang juga menjadi hobinya tersebut.
“sebelumnya saya sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk mempersiapkan uji kompetensi, entah kenapa hari ini agak grogi, tapi saya tetap optimis dengan hasil ujian nanti” jelas Isroyati, salah Siswa kelas XII jurusan Bahasa.
Karena proses instalasi, membuat kategori, dan menkonfigurasi aplikasi PrestaShop menjadi salah satu persyaratan untuk bisa lulus uji kompetensi. Oleh karena itu Ia tidak ingin jika dirinya gagal di bidang tersebut.
“Waktunya dibatasi hanya tiga jam, itu yang menjadi tantangan, tapi saya akan mencoba dan alhamdulillah lancar, ” bebernya.

Wakil Kepala Madrasah Bagian Ketrampilan, Mashudi, SP., menjelaskan Uji Kompetensi Keahlian Desain Website Toko online merupakan bagian dari terobosan dan inovasi MA Darut Taqwa dengan jargon Sekolah berbasis Moral-Prestasi-Ketrampilan. Hasilnya akan menjadi indikator atas ketercapaian standar keahlian lulusan siswa MA Darut Taqwa.
“Ada 152 peserta dalam Uji Kompetensi kali ini, setiap anak membuat satu tampilan website toko online dengan menggunakan aplikasi PrestaShop,” jelasnya.

Setelah menyelesaikan desain website tersebut, siswa juga diminta mempresentasikan di hadapan penguji dari unsur Dosen Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) program Studi Teknik Informatika.
“Dengan menghadirkan penguji dari UYP, kami berharap ke depan anak-anak bisa kerja sesuai kebutuhan masyarakat nasional bahkan internasional yang sesuai standard dan mampu bersaing dengan siswa lulusan SMK” harap Mashudi.