Pesta Demokrasi Republik Mahasiswa

Pendidikan Politik dan pembelajaran organisasi idealnya memang dimulai dari pendidikan formal. Hal tersebut telah dilakukan oleh Mahasiswa yang tergabung dalam KPU Universitas Yudharta. Rangkaian kegiatan dimulai dari penjaringan calon, Debat Kandidat, dan puncaknya adalah pemilihan presiden dan wakil presiden BEM Republik Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan.

Senin, 27/02/17 suasana hari kedua Pemilu Raya Universitas Yudharta Pasuruan semakin ramai oleh para mahasiswa yang hendak menyalurkan hak suaranya. Para mahasiswa sangat antusias dalam Pemilu Raya ini, terlihat dari banyaknya mahasiswa yang meskipun tidak ada jadwal kuliah mereka tetap datang untuk melakukan pencoblosan.

Menurut Abdul Hamid, salah satu mahasiswa dari jurusan Administrasi Negara, pemilihan tahun ini lebih ramai dibanding tahun kemarin karena sistem pada Pemilu Raya ini lebih baik, sebab tidak seperti tahun kemarin, tahun ini sudah ada KPU, Bawaslu, dan DKPRM.

Selain itu, bentuk kampanye dari kedua calon hanya dari sosial media saja. Namun menurut saudara Abdul Hamid, dari visi misi kedua paslon sangat menarik. Keduanya sama-sama menonjolkan visi misi kedepan untuk Universitas Yudharta Pasuruan. Sehingga dari track record keduanya bisa membuat Hamid dapat menentukan siapa yang akan Ia pilih.

“Semoga siapapun kandidat yang terpilih dapat melibatkan seluruh mahasiswa Universitas Yudharta dalam pembentukan kabinetnya. Jangan hanya melibatkan kelompok atau partai karena Universitas ini besar bukan dari Partai saja, namun besar karena seluruh mahasiswanya.” Harapan Abdul Hamid untuk paslon yang terpilih. Seteleh melalui proses rekapitualisasi yang cuku melelahkan akhirnya pasangan Musa dengan Idris mendapatkan 217 suara dan pasangan Khoiron dengan Alvin mendapatkan 223 suara. Dengan demikian maka yang menjadi Presiden BEM adalah Khoiron dan wakilnya adalah Alfin.

Sumber : http://portalarjuna.net/2017/02/antusiasme-mahasiswa-universitas-yudharta-pasuruan-pemilu-raya/