Prodi IAT Selenggarakan Seminar Nasional

Sabtu 11/2/17, Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Alqur’an dan Tafsir (IAT) turut serta mengangkat harkat dan martabat kaum wanita dengan mengadakan seminar nasional yang bertemakan “Menghakimi perempuan: Vonis-vonis perempuan dalam tafsir Al Qur’an dan Ilmu Sosial”.

Acara yang dihadiri 350 peserta tersebut bertempat di Aula Pancasila Universitas Yudharta pasuruan. Peserta terdiri dari Rektor UYP, Dr. KH. A. Must’in Syafi’i M.Ag sebagai narasumber 1, Dr. Wahidah Zein Br Siregar MA, Ph.D narasumber 2, Dekan Fakultas FAI Asrul Anan, dan dosen-dosen Yudharta, serta diikuti oleh anggota Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir dan Hadist (FKMTH) tingkat Jawa Timur.

Setiamin selaku ketua FKMTH tingkat Jatim mengatakan “Saya bangga terhadap IAT Universitas Yudharta karena satu-satunya kampus yang tidak berlabel islam tapi mempunyai jurusan Ilmu Tafsir Al Qur’an. Saya berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat dalam hal gender dan mampu memperkuat hubungan mahasiswa IAT se Jawa Timur”.

Asrul Anan menambahkan dalam sambutannya menyampaikan “Meskipun jurusan IAT masih baru didirikan, harus mampu mengadakan kegiatan-kegiatan yang mampu mendongkrak semangat mahasiswanya untuk belajar dan memberikan pemahaman terhadap peran wanita dalam kehidupan bermasyarakat”.

Kemudian Wahidah Zein sebagai narasumber mengatakan “Tema ini menyiratkan bahwa seakan-akan perempuan itu sering dihakimi dan disudutkan sebagai mahluk yang lebih rendah dari kaum lelaki dengan menggunakan dalil-dalil Al Qur’an dan teori ilmu sosial. Padahal sebenarnya tidak begitu. Al Qur’an adalah sumber hukum tertinggi umat islam. Dari Al Qur’an memunculkan hukum-hukum baru berdasarkan kaidah-kaidah keilmuan tafsir Al Qur’an. Sehingga sangat memungkinkan terjadi perbedaan hukum diantara satu masyarakat dengan masyarakat lainnya. Oleh karena itu masyarakat harus mampu memahami perbedaan tersebut dan jangan sampai menggunakan Al Qur’an untuk merendahkan kaun perempuan. Padahal Al Qur’an yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW itu tujuannya untuk menyempurnakan akhlak”.