Tangkal Plagiarisme dengan Cloud Computing Security

PlagiarismeAksi plagiarisme di kalangan akademisi masih terus terjadi. Untuk itu, perlu ada pemahaman terhadap segenap civitas academica mengenai aksi plagiarisme dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi kejadian tersebut.

Untuk itu, jurusan Ilmu Komputer (Ilkom) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar seminar bertajuk “Cloud Computing Security.” Pada kesempatan tersebut hadir sejumlah praktisi di bidang ilmu komputer yang berbagi ilmu dalam menghadapi aksi plagiarisme.

Jazi Eko Istiyanto, misalnya. Dalam kegiatan tersebut dia mengungkap, cloud computing security dapat membantu meminimalisasi penjiplakan terhadap karya orang lain. “Keamanan data dari intipan mata orang lain dapat dilakukan dengan cloud computing security,” ujar Eko, seperti disitat dari situs Unnes, Rabu (27/11/2013).

Menurut Eko, cloud computing security memiliki berbagai macam manfaat dalam menjaga keamanan data komputer. “Antara lain jaminan kerahasiaan, integritas keaslian, menyediakan control tanpa nama, serta jaminan terhadap pengingkaran,” jelasnya.

Narasumber lainnya, yakni Djunaedi menjelaskan, cloud computing security menggambarkan berbagai konsep komputasi yang terhubung dengan jaringan komunikasi secara real-time seperti internet. “Cloud computing security memiliki lima karakteristik, yaitu on-demand self service, broad network access, resource pooling, rapid elasticity, dan measured service,” tutur Djunaedi.

Sementara itu, Dekan FMIPA Wiyanto berharap, kegiatan tersebut dapat mendukung budaya akademik di FMIPA. Selain itu dapat menjadi wadah untuk bertukar ilmu dan menghindari adanya plagiarisme.

“Adanya seminar ini maka kita jadi tahu bahwa suatu hal sudah diteliti oleh peneliti, hal lain sudah diteliti oleh peneliti lainnya. Sehingga kita tidak membuat penelitian yang sama,” kata Wiyanto. (mrg)[sumber]