Tim Kemenag RI Melakukan Visitasi Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir

Tim Kementerian Agama RI melakukan kunjungan di Kampus Universitas Yudharta Pasuruan dalam kegiatan visitasi uji kelayakan penambahan program studi yang diajukan oleh pihak Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Yudharta Pasuruan pada tahun 2013 lalu. Program studi yang diajukan oleh pihak FAI Universitas Yudharta Pasuruan mengajukan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Dihadapan tim visitasi Kemenag RI. Amang Fathurrahman sebagai Dekan FAI mengemukakan alasan dan latar belakang menyangkut penambahan program studi baru di kampus Universitas Yudharta Pasuruan “bahwa kami dari pihak Universitas menampung aspirasi dari masyarakat karena belum ada prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir setingkat pendidikan tinggi di Kab Pasuruan, agar calon mahasiswa dapat memilih program studi yang sesuai dengan kemampuan dan keinginannya, disamping itu juga memberi peluang bagi tenaga pendidikan khususnya sarjana S.2 dan S.3 dengan latar belakang pendidikan Ilmu Tafsir. Selain itu, Universitas Yudharta mempunyai potensi yang memadai dalam mengelolah Prodi Ilmu Tafsir, karena sebagian besar masyarakat Pasuruan dari kalangan Pesantren yang memungkinkan untuk mengasah keilmuannya tidak hanya PAI yang selama ini banyak minati, tetapi mereka diberi kesempatan mendalami Ilmu Tafsir ”.
Dari pihak Kementerian Agama RI sangat merespon dan bahkan merekomendasi jika Universitas Yudharta ingin menambah program studi baru, jika persiapan sudah matang dan dijalankan dengan benar serta harus sejalan dengan Rencana Induk Pengembangan (RIP), disamping itu juga salah satu persyaratan utama untuk pengembangan/penambahan prodi baru harus memiliki SDM yang cukup. Pernyataan ini dikemukakan oleh Prof. Udin Syaefudin Sa’ud, M. Ed, Ph.D, Tim Visitasi pengembangan Prodi dari Kemenag RI.
Dari hasil sharing dalam visatasi dan uji kelayakan yang dilakukan oleh tim Kemenag RI, kemungkinan besar Prodi Ilmu Tafsir dan Al-Qur’an akan diloloskan karena sudah memenuhi persyaratan diantaranya memiliki dosen tetap S.2 sebanyak 7 dosen jurusan Ilmu Tafsir.