Visitasi Akreditasi Institusi Universitas Yudharta

Tim asesor BAN-PT yang terdiri dari Prof. Mulyadi Bur (Universitas Andalas), Prof. Nasir Muhammad (UMI Makasar), Prof. Djaman Satori (UPI), dan Prof. Sumi Hudiyono (UI), Rabu (12/07), mengunjungi Universitas Yudharta Pasuruan (UYP). Visitasi ini adalah dalam rangka Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) Universitas Yudharta untuk pertama kalinya dalam sejarah, sejak UYP didirikan pada tahun 2002. Tim dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi ini, dijadualkan berada di kampus UYP selama 3 hari, 12-14 Juli 2017. Visitasi diawali dengan acara pembukaan yang dihadiri oleh pembina Yayasan Darut Taqwa, pimpinan universitas, fakultas, jurusan, serta unit-unit kerja lain di lingkungan UYP, termasuk pula dengan perwakilan mahasiswa, dan diteruskan dengan kunjungan lapang.

KH. M. Sholeh Bahruddin selaku pembina Yayasan Darut Taqwa saat sambutan mengatakan, “Universitas Yudharta merupakan bagian dari upaya kami membantu negara, semua aset yang dimiliki oleh yayasan sudah saya wakafkan kepada negara. Kemudian beliau melanjutkan sambutannya, salah satu prinsip dasar yang harus dilakukan dirinya selaku Kyai, “saya bersama anak keturunan saya ada di zona “ke-sunan-an”, sedangkan santri, Dosen, dan seluruh pegawai ada di zona ke-sultan-an”, ujarnya. “ke-sunan-an” yang dimaksud Kyai adalah Kyai beserta anak keturunannya tidak diperkanankan terjun ke dunia politik praktis. Sedangkan “ke-sultan-an” adalah zona dan arena bagi semua santri, dosen, dan pegawai untuk berperan aktif, termasuk di dalamnya terjun ke dunia politik praktis. “harus ada pembagian tugas yang jelas agar tidak terjadi gesekan antara Kyai dengan santri, Kyai dengan Dosen” tegasnya.

Kemudian, Prof. Nasir Muhammad mewakili tim asesor, saat sambutan mengatakan, “Kami ini sama sekali bukanlah jaksa atau KPK yang hendak memeriksa UYP, namun hanya untuk assesmen sekaligus kroscek kesesuaian apa-apa yang ada dalam borang yang telah dikirimkan UYP kepada BAN-PT di Jakarta dengan kenyataan sebenarnya”. Untuk itulah, ia berharap sivitas akademika UYP memberikan keterangan yang apa adanya atas pertanyaan-pertanyaan tim asesor.

Rangkaian berikutmya Rektor UYP Dr. H. Saifulah, MHI menjelaskan secara ringkas segala sesuatu tentang UYP. Mulai dari visi dan misi, sampai pada keinginan untuk menjadi universitas yang mampu berperan aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, berlandaskan tata nilai kehidupan masyarakat yang religius-pluralistik. Disampaikan pula upaya UYP untuk terus berbenah, terutama dalam meningkatkan SDM di UYP.

Seusai tatap muka, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke fasilitas pendukung; meliputi: perpustakaan, sistem informasi, administrasi akademik, laboratorium, program studi, keuangan, penelitian dan pengabdian. Selain audiensi dengan pimpinan universitas, fakultas, dan unit-unit kerja, serta presentasi borang, kegiatan pada hari Rabu (12/07) diisi pula dengan acara tatap muka dengan pimpinan unit-unit kerja (fakultas, lembaga, UPT, Program Pascasarjana); dan kembali dilanjutkan dengan pemeriksaan dokumen pada hari berikutnya kamis (13/07). Secara terpisah dua asesor pada hari tersebut juga ada kegiatan: tatap muka dengan mahasiswa, alumni, stakeholder, dan pengguna alumni.