Tingkatkan Prestasi Mahasiswa, Universitas Yudharta Gandeng Kemenristek Dikti

Universitas Yudharta Pasuruan salah satu kampus unggulan di Pasuruan Raya, berbagai pengalaman, dan kegiatannyapun sudah bertaraf Internasional, begitu juga dengan prestasi yang telah dicapai oleh mahasiswanya, bahkan bulan kemaren memperoleh peringkat 19 untuk lomba KPKM (Kompetensi Pemikiran Kritis Mahasiswa) se Indonesia. Untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang kemahasiswaan, tidak tanggung-tanggung, LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Universitas Yudharta Pasuruan, yang dibina langsung oleh Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, mendatangkan Dr. Widyo Winarso dari BELMAWA RISTEKDIKTI.

Kemampuan berpikir dan bertindak kreatif pada hakekatnya dapat dilakukan setiap manusia apalagi yang menikmati pendidikan tinggi. Kreativitas merupakan jelmaan integratif 3 (tiga) faktor utama dalam diri manusia, yaitu: pikiran, perasaan dan keterampilan. Dalam faktor pikiran terdapat imajinasi, pesepsi dan nalar. Faktor perasaan terdiri dari emosi, estetika dan harmonisasi. Sedangkan faktor keterampilan mengandung bakat, faal tubuh dan pengalaman. Dengan demikian, agar mahasiswa dapat mencapai level kreatif, ketiga faktor termaksud diupayakan agar optimal dalam sebuah kegiatan yang diberi nama Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

PKM merupakan salah satu upaya yang dilakukan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DITLITABMAS) Ditjen Dikti untuk meningkatkan mutu peserta didik (mahasiswa) di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau profesional yang dapat menerapkan, mengembangkan dan meyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi dan/atau kesenian serta memperkaya budaya nasional.

Kompetisi Karya Tulis Mahasiswa (KKTM) yang semula menjadi tugas Direktorat Akademik dalam pengelolaannya, dilimpahkan kepada DITLITABMAS. Karena sifatnya yang identik dengan PKM-I, KKTM selanjutnya dikelola bersama-sama PKM-I dalam PKM-Karya Tulis (PKM-KT). Dengan demikian, di dalam PKM-KT terkandung 2 (dua) program penulisan, yaitu: PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI) dan PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT). PKM-I atau selanjutnya disebut PKM-AI yang merupakan artikel hasil kegiatan, tidak lagi ditampilkan dalam PIMNAS, namun dimuarakan pada e-journal. Sedangkan PKM-GT yang berpeluang didiskusikan dalam forum terbuka, diposisikan sebagai pengganti PKM-AI di PIMNAS.

Acara yang digelar di lobi gedung Baru ini ditutup oleh Hafidz Rosyidi selaku penanggung jawab penelitian kemahasiswaan LPPM, dan memberikan motivasi kepada mahasiswa-mahasiswa Yudharta serta diakhiri dengan foto bersama.