Seminar Nasional dan Bedah Buku Ideologi Pancasila Dihadiri 15 Universitas se Jawa Timur

Seminar Nasional dan Bedah Buku Ideologi Pancasila yang diselenggarakan untuk memperingati hari sumpah pemuda oleh kementrian dalam negeri Badan Eksekutif Mahaiswa Universitas Yudharta Pasuruan, Minggu (29/10) kemarin di Aula Pancasila  dihadiri kurang lebih 15 sekolah tinggi se – Jawa Timur.

Acara yang bertemakan Internalisasi jiwa human sosial yang berlandasakan jiwa pancasilais menuju generasi membangun ini di hadiri oleh pembicara dari Tim Unit Kinerja Presiden – Pembina Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Prof Dr Haryono M.Pd dan pakar politik Universitas Yudharta Pasuruan Dr.Muh Muzakki,M.Si dan diikuti oleh 150 peserta dari Universitas Yudharta Pasuruan, 110 peserta dari Luar Universitas Yudharta Pasuruan, dan 30 undangan.

Dalam pembukaannya, Wakil rektor III Dr Khoirul Huda, SH M.Hum menyampaikan bahwa generasi muda yang hari dikatakan generasi milenial tidak boleh lupa akan gerakan-gerakan pemuda pendahulu yang mampu mencetuskan dan menggerakan hingga terwujudnya bangsa Indonesia.

Samangat yang membara selalu diajarkan para pendahulu agar tidak cepat padam. “Bangsa yang besar tidak lupa dengan sejarahnya. Semangat juang para pendahulu yang dikatakan pemuda pada zaman itu, harus kita contoh dan implementasikan pada diri agar tidak menjadi pemuda yang apatis terhadap keadaan,” ujarnya.

Selanjutnya, dalam sabutannya Huda mengapresiasi kegiatan ini. Karena di momen sumpah pemuda yang seperti ini masih ada pemuda yang mau merelakan dan mengorbankan waktunya untuk memikirkan cara mempertahankan ideologi pancasila dan belajar mengkaji soal ideologi pancasila ini.

Selain itu, Presiden Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan M Khoiron dalam sambutanya mengatakan bahwa Sumpah Pemuda harus di pahami betul oleh kalangan muda karena berawal dari golongan mudalah negara Indonesia dapat di Proklamasikan secara lantang oleh Bung Karno dan Kawan-kawan.

“Sumpah pemuda perlu dipahami betul, perlu diteladani betul, perlu di implimentasi betul. Bagaimana pemuda-pemuda bangsa saat itu berfikir dan bersuara atas nama rakyat,” ujarnya.

Perlu diketahui juga dalam kegiatan tersebut juga diikuti expo pameran produk dari setiap-setiap Himpunan Mahasiswa Jurusan yang ada di bawah naungan Badan Eksekutif Mahasiswa. (Mk)