{"id":5179,"date":"2017-09-13T12:10:15","date_gmt":"2017-09-13T05:10:15","guid":{"rendered":"http:\/\/yudharta.ac.id\/?p=5179"},"modified":"2017-09-13T12:10:15","modified_gmt":"2017-09-13T05:10:15","slug":"wajah-ceria-nampak-pada-calon-wisudawan-fai-universitas-yudharta-usai-proses-yudisium","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wajah-ceria-nampak-pada-calon-wisudawan-fai-universitas-yudharta-usai-proses-yudisium\/","title":{"rendered":"Wajah Ceria Nampak pada Calon Wisudawan FAI Universitas Yudharta Usai Proses Yudisium"},"content":{"rendered":"<p>Wajah riang gembira tampak pada calon wisudawan Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) khususnya mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI). Setelah dibacakan surat keputusan Dekan FAI, mereka seperti bebas dari tugas berat yang membelenggu setiap hari. Proses yudisium\u00a0 khusus calon wisudawan FAI UYP berlangsung di Hall Gedung Baru UYP.<\/p>\n<p>Ada 95 mahasiswa yang terdiri dari tiga program studi, yaitu Pendidikan Agama Islam bergelar S.PdI, Pendidikan Bahasa Arab, S.PdI, dan Ekonomi Syariah bergelar SE. Salah satu sambutan perwakilan mahasiswa \u201cTak terbayang bisa mengikuti yudhisium, dan bisa menyelesaikan studi tepat waktu, kami berterima kasih kepada bapak ibu dosen atas ilmu yang diberikan\u201d kata febri, Rabu (13\/9\/2017).<\/p>\n<p>Setalah proses sambutan oleh mahasiswa, acara selanjurnya yaitu sambutan dari perwakilan Dosen \u201cSelama dikampus yang dihadapi hanya dosen. Nanti kalau sudah di masyarakat yang akan di hadapi lebih kompleks\u201d, ujar Fahmul Iltiham dalam sambutan perwakilan dosen FAI.<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-5182 aligncenter\" src=\"http:\/\/yudharta.ac.id\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/IMG_0061.jpg\" alt=\"Foto Bersama Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/IMG_0061.jpg 700w, https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/IMG_0061-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Foto Bersama Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan<\/p>\n<p style=\"text-align: center\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-5181 aligncenter\" src=\"http:\/\/yudharta.ac.id\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/IMG_0072.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/IMG_0072.jpg 700w, https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-content\/uploads\/2017\/09\/IMG_0072-300x171.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/>Wisudawan ekonomi syariah Universitas Yudharta Pasuruan<\/p>\n<p>Yudisium adalah proses akademik yang menyangkut penerapan nilai dan kelulusan mahasiswa dari seluruh proses akademik. Yudisium juga berarti pengumuman nilai kepada mahasiswa sebagai proses penilaian akhir dari seluruh mata kuliah yang telah diambil mahasiswa dan penetapan nilai dalam transkip akademik, serta memutuskan lulus atau tidaknya. (NZR)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wajah riang gembira tampak pada calon wisudawan Universitas Yudharta Pasuruan (UYP) khususnya mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI). Setelah dibacakan surat keputusan Dekan FAI, mereka seperti bebas dari tugas berat yang membelenggu setiap hari. Proses yudisium\u00a0 khusus calon wisudawan FAI UYP berlangsung di Hall Gedung Baru UYP. Ada 95 mahasiswa yang terdiri dari tiga program studi, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5180,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[92],"tags":[],"class_list":["post-5179","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5179","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5179"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5179\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5180"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5179"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5179"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5179"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}