{"id":6820,"date":"2018-07-21T14:40:46","date_gmt":"2018-07-21T07:40:46","guid":{"rendered":"https:\/\/yudharta.ac.id\/?p=6820"},"modified":"2018-07-21T14:40:46","modified_gmt":"2018-07-21T07:40:46","slug":"pelantikan-himpunan-mahasiswa-program-studi-teknik-informatika-uyp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/pelantikan-himpunan-mahasiswa-program-studi-teknik-informatika-uyp\/","title":{"rendered":"Pelantikan Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika UYP"},"content":{"rendered":"<p>Dinamika kehidupan yang terus berkembang mendorong mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dalam mengembangkan kemampuan. Pengembangan kemampuan mahasiswa tidak hanya difokuskan pada kemampuan akedemik saja. Akan tetapi, kemampuan emosional dan spiritual juga penting untuk ditingkatkan. Pengembangan kemampuan secara akademik yang lebih bersifat teoritis bisa diperoleh di bangku kelas, sedangkan kemampuan emosional dan spiritual bisa dikembangkan melalui keaktifan mahasiswa dalam mengikuti organisasi-organisasi kemahasiswaan di dalam kampus maupun ektra kampus.<\/p>\n<p>Himpunan Mahasiswa Informatika Universitas Yudharta Pasuruan mengadakan pelantikan ketua dan pengurus terpilih HIMA Informatika (HUMANIKA) di gedung rektorat lantai 4. Sabtu, 21\/7\/2018. Dalam pelantikan ini Naafilah Rodliyah terpilih sebagai ketua dengan masa jabatan 2018\/2019. Dengan kegiatan tersebut ketua dan pengurus terpilih sudah sah dalam struktur organisasi\u00a0 HUMANIKA.<\/p>\n<p>Ainur Rofiq selaku Ketua Pelaksana dan juga selaku ketua domisioner menjelaskan bahwa kegiatan ini wajib di adakan HUMANIKA, karena kegiatan\u00a0 ini menjadi ajang pengenalan kepada mahasiswa. \u201cMenurut saya pelantikan kepengurusan terpilih merupakan sebuah kewajiban, di karenakan dalam sebuah pelantikan merupakan ajang pengenalan terhadap setiap anggota Himpunan Mahasiswa Informatika tentang Ketua terpilih dan seluruh strukturalnya. Acara Pelantikan ini juga memberikan pelatihan dan pengalaman yang baru terhadap setiap panitia dan seluruh pihak yang membantu lainnya\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Di tempat yang berbeda, Ketua HUMANIKA sebelumnya yaitu Ainur Rofiq menyampaikan selamat kepada ketua HIMA Informatika yang baru saja di lantik. \u201cSaya ucapkan selamat kepada pengurus HUMANIKA yang baru, harapan saya untuk pengurus baru periode 2018\/2019 setelah dilantik dapat menjadi pengurus yang amanah, bertanggung jawab dengan semua programnya masing-masing sehingga untuk Himanya ke depan bisa menjadi organisasi yang menjadi wadah untuk mahasiswa-mahasiswa yang aktif dan berprestasi sehingga setelah lulus dari perkuliahan nanti siap dan mampu untuk menghadapi dunia kerja\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pelantikan ini dihadiri sebanyak 120 peserta dari mahasiswa jurusan informatika. kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Program Studi Teknik Informatika Lukman Hakim, M.Kom. serta para tamu undangan dari perwakilan BEM maupun HIMA dari masing-masing program studi.<\/p>\n<p>Kepala Program Studi Teknik Informatika Lukman Hakim, M.Kom. memberikan sambutan dan membuka proses pelantikan ketua dan pengurus HUMANIKA. Dalam sambutannya ia mengapresiasi kinerja panitia karena telah berjalan kegiatan ini dengan baik dan tertib sehingga bisa menjadi contoh mahasiswa lainnya. \u201cAcara ini sudah tersusun dan terlaksana dengan baik dan tertib, dari hal tersebut mudah-mudahan bisa menjadikan kita terbiasa baik pula untuk kegiatan apapun itu kususnya acara-acara di lingkungan kampus dan juga bisa sebagai contoh adek-adek tingkat lainnya\u201d tuturnya di sela-sela sambutannya.<\/p>\n<p>Dalam wawancaranya ia menyampaikan bahwa untuk ketua terpilih agar amanah dan bertanggungjawab serta menjalankan visi misi nya dengan baik. \u201cHarapan saya semoga Ketua yang terpilih dapat amanah dan bertanggungjawab untuk mengemban tugas selama satu tahun ke depan. Program Kerja yang nantinya disusun harus mendukung dan selaras dengan visi misi program studi\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6821 aligncenter\" src=\"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/WhatsApp-Image-2018-07-21-at-10.37.36.jpeg\" alt=\"\" width=\"1060\" height=\"600\" data-id=\"6821\" srcset=\"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/WhatsApp-Image-2018-07-21-at-10.37.36.jpeg 1060w, https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/WhatsApp-Image-2018-07-21-at-10.37.36-300x170.jpeg 300w, https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/WhatsApp-Image-2018-07-21-at-10.37.36-1024x580.jpeg 1024w, https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/WhatsApp-Image-2018-07-21-at-10.37.36-768x435.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1060px) 100vw, 1060px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dinamika kehidupan yang terus berkembang mendorong mahasiswa untuk ikut berpartisipasi dalam mengembangkan kemampuan. Pengembangan kemampuan mahasiswa tidak hanya difokuskan pada kemampuan akedemik saja. Akan tetapi, kemampuan emosional dan spiritual juga penting untuk ditingkatkan. Pengembangan kemampuan secara akademik yang lebih bersifat teoritis bisa diperoleh di bangku kelas, sedangkan kemampuan emosional dan spiritual bisa dikembangkan melalui keaktifan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":6822,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"image","meta":{"footnotes":""},"categories":[92],"tags":[],"class_list":["post-6820","post","type-post","status-publish","format-image","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","post_format-post-format-image"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6820","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6820"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6820\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6822"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6820"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6820"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yudharta.ac.id\/staging\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6820"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}