Pasuruan, Yudharta- Dalam upaya meningkatkan kualitas perguruan tinggi dalam pelaksanaan kerja sama luar negeri, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah VII Jawa Timur menyelenggarakan International Workshop secara hybrid di Aula BAU, Kampus III, Universitas Muhammadiyah Malang, Rabu-Kamis (2-3/11/2022).
Dihadiri oleh beberapa mitra luar negeri diantaranya IU University of Applied Science Germany, Ilioilo Science and Technology University Philippines, Universiti Muhammadiyah Malaysia, TIE UPS International / Promoter Link Pendidikan India-Indonesia, Australia Consulate General, dan ICCM / Link Education in China.
Mengusung tema ‘Implementation of Internationalization Strategies in Higher Education Through Global Collaboration’, Prof Dr H Suko Wiyono MH menyampaikan bahwa MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) memberikan kesempatan dunia Pendidikan untuk bias berkiprah langsung dengan DUDI (Dunia Usaha Dunia Industri) melalui implementasi kerja sama dalam dan luar negeri. “Saat ini mahasiswa dituntut tak hanya dalam teori namun juga praktik melalui kegiatan MBKM.” ujar Ketua APTISI Jawa Timur tersebut.

Kita adalah bagian dari masyarakat global bukan lagi regional atau nasional saja, tambahnya. Beliau menekankan kebanggaannya atas prestasi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam rangkingnya. Untuk itu, maka PTS harus bias beradaptasi dengan usaha internasionalisasi. Penguasaan Bahasa asing merupakan hal mutlak guna mendukung kegiatan tersebut. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa menjembatani 30 PTS yang hadir dalam menjalin kerja sama dengan pihak terkait.
Universitas Yudharta Pasuruan menjadi salah satu peserta dalam acara tersebut yang dihadiri oleh Ali Mohtarom, S.Ag, M.PdI, Kepala UPT Kerja Sama berharap bisa memperluas sayapnya dalam menjalin kerja sama internasional.
Selain hadir sebagai Peserta Workshop, Universitas Yudharta Pasuruan juga menjalin Kerjasama dengan International Cultural Communication Center (ICCC) Malaysia-China, Loo Hui Ann selaku Regional Director.









