Seminar ISO 22000: Strategi Membangun Produk Pangan UKM Berdaya Saing
Bulan Maret merupakan bulan spesial bagi Himpunan Mahasiswa pertanian yang akrap dengan panggilan HIMAPERTA, pasalnya bulan Maret banyak sekali kegiatan yang di laksanakan, setelah sukses menyelenggarakan seminar pertanian, kali ini mereka mempersembahkan Seminar ISO 22000: Strategi Membangun Produk Pangan UKM Berdaya Saing, yang diselenggarakan di Hall Metting lantai 3 gedung perkuliahan Universitas Yudharta Pasuruan. 17/3/18
Seminar ISO ini digelar bukan hanya untuk mahasiswa saja tetapi juga untuk masyarakat umum pegawai instansi-instansi seperti pegawai rumah sakit dan yang berhubungan dengan ruang lingkup pangan. Seminar ISO dilaksanakan ini mendapat antusias yang luarbiasa, peserta yang hadir tidak hanya dari mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan saja, tetapi juga dari universitas lain dan pegawai instansi-instansi pemerintahan. Pematerinyapus sangat profesional yaitu bapak Nugroho yang ahli dalam standart ISO, beliau juga seorang trainer yang terkenal di Jawa Timur. Seminar ISO ini dilaksanakan untuk menambah wawasan peserta seminar mengenai keamanan pangan.
ISO 22000 merupakan standar sistem manajemen keamanan pangan global untuk seluruh rantai pasokan makanan, dari mulai petani dan produsen ke pengolah dan pengepak, hingga transportasi dan penjualan. Hal ini meluas ke pemasok produk-produk dan jasa-jasa non-makanan seperti pabrikan pembersihan dan peralatan, dan bisa juga diterapkan oleh organisasi dalam berbagai besaran (ukuran). ISO 22000 menggarisbawahi persyaratan untuk sistem manajemen keamanan pangan termasuk komunikasi interaktif, manajemen sistem, dan program-program pra-syarat. Standar ini berfokus pada pemastian rantai pasok, apakah prinsip-prinsip sistem manajemen telah diterapkan dan sesuai dengan prinsip-prinsip HACCP dari Codex Alimentarius.
ISO 22000 dikenal di seluruh rantai pasokan makanan dan sertifikasi menjadi salah satu cara untuk menjadikan diri kita pilihan pemasok. Sertifikasi ISO 22000 secara umum menunjukkan komitmen Anda terhadap keamanan pangan. Hal ini berdasarkan pada praktek terbaik nan canggih dan dirancang untuk:
- Membangun kepercayaan para pemangku kepentingan.
- Mengindentifikasi, mengatur, dan mengatasi risiko keamanan pangan.
- Menghilangkan dan mengurangi terjadinya penarikan produk dan proses hukum (pengadilan).
- Melindungi brand
______________________________________
Ingin kuliah di Yudharta, klik sini….
