Berhasil Bersaing dengan 4000 Universitas Se-Indonesia, Universitas Yudharta Ikuti International Seminar on Tracer Study
Alumni sebagai aset dari suatu perguruan tinggi memang sudah semestinya mendapat perhatian lebih. Setidaknya ada empat alasan yang mendasari pentingnya alumni bagi suatu Perguruan Tinggi, diantaranya pertama Alumni dapat berperan dalam memberikan masukan dan program nyata bagi kemajuan Perguruan Tinggi. Kedua, Alumni memiliki potensi dan kompetensi dalam membangun opini publik demi “nama baik” (citra) Perguruan Tinggi, ketiga, Alumni sebagai produk Perguruan Tinggi dapat menjadi relasi penting dalam memperluas jaringan Perguruan Tinggi/Mahasiswa dengan institusi di luar Perguruan Tinggi, dan Alumni dapat menjadi sumber informasi dunia kerja dan usaha bagi lulusan baru suatu Perguruan Tinggi, di samping menjadi inspirasi bagi Mahasiswa yang ada di Perguruan Tinggi saat ini.
Universitas Yudharta Pasuruan sebagai salah satu PTS juga sangat sadar akan pentingnya lulusan bagi kemajuan kampus, serta sejauh ini telah konsen dalam hal manajerial alumni. Universitas Yudharta Pasuruan melalui Biro Informasi Komunikasi Mahasiswa dan Alumni yang telah berdiri sejak 2018 lalu, terus berupaya memaksimalkan fungsinya sebagai pusat pengembangan informasi bagi mahasiswa dan alumni, khususnya tentang pusat karir.
Pada 4-7 Desember 2021 lalu, Universitas Yudharta Pasuruan diwakili oleh Kepala Biro Informasi Komunikasi Mahasiswa dan Alumni Muhammad Nizar, telah mempresentasikan Hasil Pelaksanaan Tracer Study Universitas Yudharta Pasuruan 2021 kepada Pihak Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam acara International Seminar on Tracer Study & Tracer Study Implementation Program bertempat di Grand Hyatt Nusa Dua, Bali.
Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Nizar memaparkan sekaligus menjelaskan kegiatan pelaksanaan Tracer Study yang telah dilakukan oleh Universitas Yudharta Pasuruan, Tim Subdirektorat Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni juga menyampaikan presentasi yang mendapat respon positif dari audience yang terdiri dari 259 perwakilian Pusat Karir Universitas se-Indonesia yang lolos program bantuan fasilitas pelasksanaan Tracer Study 2021 oleh Dikti. Bahkan, beberapa Universitas lain tertarik untuk melakukan studi banding dengan Universitas Yudharta Pasuruan.
Muhammad Nizar menyampaikan, “kami berharap kegiatan Tracer Study menjadi salah kegiatan penting yang harus dilakukan setiap tahunnya, karena selain sebagai evaluasi pembelajaran juga menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan sebuah Universitas dalam menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kebutuhan Dunia Industri, Dunia Usaha, juga sebagai outcome pembelajaran Universitas. Sebelumnya kita bersaing dengan 4000 Universitas, berhasil lolos program pendanaan, dan hari ini ikut dalam kegiatan ini. Semoga seluruh alumni Universitas Yudharta Pasuruan dapat terus berpartisipasi dalam pelaksanaan Tracer Study tahun-tahun mendatang.”






