Halal bihalal LPTNU Jatim, Usung SDM Unggul dan Bersaing di Era Society 5.0

Pasuruan, Yudharta-Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdhatul Ulama’ (LPTNU) Jawa Timur (Jatim) menggelar kegiatan Halal Bihalal di Aula Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan (UYP), Kamis (26/05/2022).
Kegiatan ini mengangkat tema “Sinergitas LPTNU Dalam Menyiapkan SDM unggul dan bersaing di era Society 5.0” dengan tujuan untuk menjalin tali ukhuwah silaturahim antara pimpinan perguruan tinggi NU dengan PW LPTNU Jatim dan PC LPTNU Jawa Timur serta meningkatkan kualitas kelembagaan khusususnya peningkatan akreditasi baik program studi maupun Perguruan tinggi.
Dihadiri beberapa Perguruan Tinggi Nahdatul Ulama (PTNU) serta dilaksanakan penandatanganan MoU antara Universitas Yudharta Pasuruan dengan10 PTNU, di antaranya adalah: Universitas Nahdatul Ulama Surabaya (Unusa), Universitas Islam Madura (UIM) Pamekasan, Universitas Islam Malang (Unisma), Universitas Islam Kediri (Uniska), Institut Ilmu Keislaman (Instika) Sumenep, Institut Sains dan Teknologi (IST) Sumenep, Institut Dirosat Islamiyah (IDIA) Sumenep, Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKIS) Al-Mardiyah Pamekasan, Universitas Nahdatul Ulama Jember (Unuja),dan Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Sidoarjo.
Acara ini dihadiri oleh tokoh nasional yaitu Prof. Dr. H Amin Suyitno, M.Ag selaku Direktur PTKI Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama yang juga Wakil Ketua PP LPTNU yang hadir melalui virtual. Prof. Amin Suyitno banyak menyampaikan perkembangan terbaru Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Keagamaan.
Narasumber yang lain adalah Dr. Slamet Wahyudi ST.,MT (Dosen UB sekaligus anggota Dewan Eksekutif BAN PT). BAN PT merupakan lembaga pemerintah yang mengurusi akreditasi perguruan tinggi secara nasional. Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng Ketua PW LPTNU Jatim dan sejumlah pengurus yang lain juga menjadi narasumber dalam kegiatan ini. Wakil rais syuriyah PWNU Jawa Timur sekaligus Rektor UNISKA Kediri, Prof. Dr. KH. Ali Maschan Moesa, MSi., juga memberi mauidloh hasanah dalam acara ini.
dalam kesempatannya Dr. H. Kholid Murtadlo, SE.ME, rektor UYP menyampaikan bahwa pendidikan dengan standar nasional untuk meningkatkan taraf pendidikan mahasiswa bukan sebagai penonton, tapi bermain aktif, dosen harus bersama dengan mahasiswanya,
“Untuk perbaikan iklim atsmofer akademik mahasiswa harus menyadari sebagai pihak yang terlibat secara langsung dalam penelitian, pengabdian dan pengajaran yang disebut Tri Dharma,” katanya.




