Kemenko Perekonomian Edukasi Mahasiswa Yudharta Pasuruan tentang Kebijakan Ekonomi Global
Pasuruan, 06 November 2024 – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus menguatkan keterbukaan informasi dan edukasi publik melalui berbagai kanal, termasuk kunjungan studi bagi mahasiswa yang dipandang sebagai calon pemimpin masa depan. Kemenko Perekonomian membuka pintu bagi mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan yang melakukan kunjungan studi di kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (6/11). Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa diberikan pemahaman tentang berbagai kebijakan ekonomi nasional dan internasional.
Pranata Humas Ahli Madya Kemenko Perekonomian, Ferry Surfiyanto, menyampaikan bahwa bonus demografi saat ini merupakan peluang langka bagi Indonesia, yang harus dimanfaatkan melalui persiapan generasi muda. “Visi Indonesia Emas 2045 diharapkan bisa terwujud dengan kehadiran generasi muda yang berdaya saing global,” ungkap Ferry. Ia menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi dinamika global.
Kunjungan studi ini bersifat interaktif, dengan mahasiswa aktif berdiskusi mengenai kebijakan ekonomi. Salah satu tema yang dibahas adalah kemajuan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) Indonesia dan dampaknya bagi perekonomian nasional. Agung Afgani Yosi, Analis Kebijakan Ahli Muda Kemenko Perekonomian, menjelaskan bahwa Indonesia terus memperkuat diplomasi ekonomi global melalui kerja sama perdagangan internasional, termasuk dalam G20 dan ASEAN. Di bawah kepemimpinan Indonesia pada G20 2022, tercapai Bali Leaders Declaration, sementara pada Keketuaan ASEAN 2023, disepakati kerangka kerja ekonomi digital DEFA.
Mahasiswa juga mendapatkan wawasan mengenai proses aksesi Indonesia ke Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD). Menurut Agung, menjadi anggota OECD akan menguatkan posisi Indonesia di forum internasional dan memungkinkan Indonesia mengadopsi standar kebijakan yang diakui global, sekaligus meningkatkan iklim investasi dalam negeri.
Acara tersebut dihadiri oleh mahasiswa dan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Yudharta Pasuruan, termasuk dari jurusan Administrasi Publik, Administrasi Bisnis, dan Ekonomi Syariah.
