Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Yudharta Pasuruan Lakukan Kunjungan Akademis ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I, Kabupaten Sidoarjo
Sidoarjo, 25 Agustus 2025 – Mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Universitas Yudharta Pasuruan melaksanakan kunjungan akademis ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin (25/8). Kegiatan ini mengusung tema “Behind the Trade: Exploring Customs & Export Ports” dan diikuti oleh sebanyak 40 mahasiswa.
Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan nyata kepada mahasiswa mengenai sistem kepabeanan di Indonesia, khususnya terkait prosedur ekspor-impor serta peran penting Bea Cukai dalam menjaga kelancaran arus perdagangan internasional. Melalui agenda ini, mahasiswa diharapkan dapat memadukan teori yang diperoleh di kelas dengan pengalaman langsung di lapangan.
Dalam pemaparan yang disampaikan pihak Bea Cukai, mahasiswa diajak memahami tugas pokok dan fungsi instansi, mulai dari pelayanan kepabeanan, pengawasan perdagangan, hingga pengamanan dari potensi penyelundupan. Tak hanya itu, sesi diskusi interaktif juga digelar, di mana mahasiswa berkesempatan menyampaikan pertanyaan seputar tantangan dan dinamika perdagangan global.

“Bea Cukai tidak hanya sekadar pemungut bea masuk, tetapi juga berperan sebagai garda terdepan dalam mengawal perdagangan legal serta menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan negara,” ujar salah satu pejabat Bea Cukai saat memberikan penjelasan.
Kegiatan ini semakin semarak dengan adanya sesi kuis interaktif terkait materi yang telah dipaparkan. Seluruh mahasiswa berpartisipasi aktif, dan beberapa peserta dengan nilai tertinggi mendapatkan hadiah apresiasi. Momen ini tak hanya menambah semangat belajar, tetapi juga mempererat kebersamaan di antara mahasiswa.
Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Bapak Agus Sulistiono, turut memberikan sambutan hangat. Dalam arahannya, beliau menjelaskan secara singkat mengenai peran Bea Cukai. “Bea Cukai adalah institusi yang memiliki dua fungsi utama, yaitu sebagai revenue collector dengan mengumpulkan penerimaan negara dari kepabeanan dan cukai, serta sebagai community protector yang melindungi masyarakat dari barang berbahaya dan ilegal. Dengan peran ini, Bea Cukai tidak hanya berfokus pada pemasukan, tetapi juga pada pengawasan dan perlindungan,” jelasnya.
Beliau juga menyampaikan harapan agar mahasiswa dapat menjalin hubungan lebih erat dengan Bea Cukai serta tidak menutup kemungkinan untuk bekerja sama di masa mendatang. “Kami berharap adik-adik mahasiswa bisa suatu hari nanti menjadi bagian dari Kantor Wilayah DJBC Jawa Timur I, sehingga dapat berkontribusi langsung dalam menjaga kelancaran perdagangan sekaligus mendorong perekonomian bangsa,” tambahnya.
Pihak Bea Cukai secara umum menyambut positif kunjungan akademis ini dan menekankan pentingnya pemahaman generasi muda terhadap peran strategis Bea Cukai dalam mendukung perekonomian nasional.
Melalui kunjungan ini, mahasiswa Administrasi Bisnis Universitas Yudharta Pasuruan memperoleh banyak pengetahuan baru mengenai kaitan erat antara dunia usaha dan regulasi pemerintah. Pengalaman ini diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan wawasan luas untuk menghadapi tantangan di dunia kerja maupun dalam persaingan perdagangan internasional.

