Pemuda Sebagai Agen Kerukunan dalam Dimensi Masyarakat Multikultur dalam Sudut Pandang Hindu
Oleh: Wirya Aditya. S.Sos.H.,M.Pd.H
Pemuda dan tanggung jawab masa depan bangsa” Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis sedang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan SDM pembangunan baik saat ini maupun masa datang.
Pemuda menghadapi masa perubahan sosial maupun kultural” pemuda memiliki pandangan seseorang mengenai ragam kehidupan di dunia atau kebijakan kebudayaan yang menekankan tentang penerimaan terhadap adanya keragamaan, dan berbagai macam budaya yang ada dalam kehidupan masyarakat yang menyangkut nilai-nilai, sistem, kebiasaan, dan politik yang dianut. Krisis tatanan sosial budaya dalam dinamika perubahan kultur juga disebabkan oleh masalah kontak kebudayaan atau yang disebut oleh pakar Antropologi sebagai the problem of acculturation or culture contact.
Agama berasal dari bahasa Sanskerta yang terdiri dari dua kata “A”berarti tidak dan “Gama”berarti Pergi, jadi Agama berarti tidak pergi atau kekal. agama adalah sebuah koleksi terorganisasi dari kepercayaan, sistem budaya, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan/pemerintah dari kehidupan. Kebangsaan adalah hubungan hukum antara orang dan negara. Guru Wisasa adalah pemerintah yang selalu mendidik dan mengayomi rakyatnya, selalu menyejahterakan dan memberikan perlindungan.
Bràhmaý pràptena saýskàraý kûatriyeóa yathà vidhi,
sarvasyàsya yathà nyàyaý kartavyaý pari rakûaóam.
Ksatriya yang telah menerima sakramen menurut veda, berkewajiban melindungi seluruh dunia sebaik-baiknya. Mànavadharmaúàstra.VII.2 Peran Kerukunan umat beragama dalam masyarakat mutikultural, multikulturalisme adalah tentang bagaimana menunjukan toleransi terhadap keanekaragaman praktik-praktik budaya dalam konteks negara-bangsa. Pluralitas adalah fakta sosial tidak terelakan. Dalam konteks kerukunan beragama, partisipasi teorik dan praksis dari elemen agama menjadi signifikan dan efektif. Maka dialog agama adalah jalan yang ideal untuk saling mengenal dan memahami masing-masing pihak.
Wiwekananda tokoh besar Hindu”saya bangga menganut sebuah agama yang mengajari dunia tentang toleransi dan universalisme. Kami meyakini tidak hanya toleransi universal, tetapi juga menerima bahwa semua agama adalah benar” Vasudeva Kutum Bhakam berarti kita adalah saudara. “ seperti banyak sungai yang bersumber dari banyak hulu semua menyatu dengan air laut, sumber dari berbagai kecenderungan, walau nampak berbeda, lurus atau bengkok, akan menuju kepada-Mu. Generasi muda menjadi tobak utama dalam kerukunan antar umat beragama sebagaimana generasi muda adalah cerminan bangsa yang sangat kokoh menjaga persatuan dan perbedaan yang ada di Indonesia melalui Sumpah Pemuda yang telah diikrarkan pada 28 oktober 1959. Berbagai keyakinan dan kebudayaan yang berbeda menjadikan kekuatan besar akan persatuan dan kesatuan serta terbentuknya kerukunan antara umat beragama serta keutuhan suatu bangsa.
