Pengurus BI Corner dan HIMAESY Selenggarakan Diskusi Cara Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19
Pengurus BI Corner dan Himpunan Mahasiswa Ekonomi Syariah HIMAESY Universitas Yudharta Pasuruan menyelenggarakan diskusi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, tema kali ini yang diangkat adalah “Strategi Penanggulangan COVID-19 dalam Mendorong Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional”, Kamis (11/2). Acara ini diselenggarakan secara sederhana di depan aula Pancasila Universitas Yudharta Pasuruan.
Turut Hadir Kepala Prodi Ekonomi Syariah, Dosen dalam rembukan diskusi menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa untuk memicu dan mengasah intelektuan melalui diskusi. Selain itu beliau menyampaikan salah satu dampak nyata dari pandemi ini adalah masalah perekonomian. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 mengalami kontraksi ( -2,07 % ). Tidak dapat dipungkiri, banyak sekali kegiatan yang terdampak sehingga berimplikasi pada daya beli, investasi, produksi dan konsumsi masyarakat. Meski pun demikian, di satu sisi ada secercah harapan, di mana berdasarkan data dari BPS terdapat pertumbuhan yang positif dari triwulan kedua tahun 2020 (- 5,32 %) menjadi (-2,19 %) di triwulan keempat. “Cerminan di tersebut sesungguhnya menunjukkan gambaran, bahwa kita sangat membutuhkan upaya komprehensif untuk memulihkan perekonomian nasional. Dibutuhkan sinergi bersama antara pemerintah, dunia usaha, dunia industri, masyarakat serta tentunya akademisi untuk mencari solusi yang cepat, cermat dan bermaslahat bagi rakyat”.
Muhammad Nizar, MEI selaku dosen menambahkan bahwa forum ini menjadi sangat strategis di mana negara hadir dan memberi ruang partisipasi kepada semua pihak dalam mengikhtiarkan upaya terbaik bagi bangsa ini, khususnya dalam mendorong percepatan yang mengarah pada pemulihan dan perbaikan kesejahteraan masyarakat akibat pandemi. “Diskusi ini menjadi ruang berbagi dan bertukar gagasan, sehingga terbangun suasana kebatinan yang mengerucut pada satu semangat bersama, satu narasi bersama dan satu tujuan bersama, yakni membangkitkan kembali pertumbuhan perekonomian yang mensejahterakan”, pungkasnya.
Selain itu bahwa pemulihan ekonomi Indonesia sudah menunjukan hasil dan berada di tren positif diakhir tahun yang lalu. Dimana tri wulan ke empat 2020 terkontraksi (-2,19%) lebih baik dari tri wulan ketiga, dan tri wulan kedua. Pemulihan terus terjadi di berbagai sektor bahkan beberapa diantaranya tumbuh positif yaitu sektor pertanian, informasi & komunikasi, jasa, kesehatan & kegiatan sosial. Perekonomian Indonesia di tahun 2021 diperkirakan pulih dengan pertumbuhan antara 4,5% sampai 5,5% didukung oleh peningkatan konsumsi rumah tangga, investasi, pengeluaran pemerintah, dan eksport. Optimisme pemulihan ekonomi di tahun 2021 diiringi dengan berbagai indikator yang terus mencatatkan perbaikan, dimana aktivitas manufaktur berada di level expansive, nilai saham, dan neraca perdagangan.
