Universitas Yudharta Pasuruan Turut Ambil Bagian Dalam Workshop Inisiasi Kerja Sama Pendidikan Bergelar Batch II Tahun 2025
Universitas Yudharta Pasuruan turut ambil bagian dalam Workshop Inisiasi Kerja Sama Pendidikan Bergelar Batch II Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), jajaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Ditjen Diktiristek). Kegiatan ini berlangsung di Universitas Terbuka Surabaya pada Selasa, 22 Juli 2025, dan dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Tujuan utama workshop ini adalah mendukung pelaksanaan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 14 Tahun 2024 tentang Kerja Sama Perguruan Tinggi, serta Peraturan Dirjen Diktiristek Nomor 100 Tahun 2023 mengenai panduan kerja sama penyelenggaraan pendidikan bergelar. Melalui kegiatan ini, para peserta membahas strategi pengembangan program kolaboratif seperti Joint Degree, Double Degree, dan Fast-track, yang bertujuan menciptakan sumber daya manusia berkualitas tinggi dan kompetitif secara global.
Yulita Priyoningsih, Penanggung Jawab Program Rekognisi Pembelajaran Lampau dan Pembelajaran Internasional di Dit. Belmawa, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme kampus-kampus dalam mengikuti acara tersebut. Ia menekankan bahwa kerja sama pendidikan bergelar—baik di tingkat nasional maupun internasional—merupakan langkah penting dalam membentuk SDM yang inovatif dan siap bersaing di kancah global.
“Sesuai ketentuan dalam Permendikbudristek Nomor 14 Tahun 2024 dan Perdirjen Diktiristek Nomor 100 Tahun 2023, program pendidikan bergelar seperti Joint Degree, Double Degree, dan Fast-track wajib memperoleh izin resmi dari Kementerian,” jelas Yulita.
Universitas Yudharta Pasuruan diwakili oleh Teguh Sarwo Aji dari Divisi Kerjasama Urusan Internasional, UPT Kerjasama. Ia menyatakan bahwa workshop ini sangat bermanfaat karena memberikan panduan yang jelas mengenai penyusunan kemitraan pendidikan bergelar yang berkualitas dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. “Kami berharap melalui sinergi ini, mahasiswa dan dosen di Universitas Yudharta Pasuruan dapat memiliki lebih banyak akses terhadap program internasional yang unggul,” ujarnya.
Teguh menambahkan bahwa program kerja sama pendidikan bergelar sejalan dengan visi kampus untuk meningkatkan daya saing global mahasiswa. Workshop ini juga menjadi wadah saling berbagi pengalaman dalam penyusunan proposal, dokumen kerja sama, integrasi kurikulum, hingga proses perizinan. Diakhir, diharapkan kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi mampu memperkuat posisi pendidikan tinggi Indonesia di tataran internasional (Div. KUI).

