LOKAKARYA PENINJAUAN DAN PENYUSUNAN KURIKULUM PRODI AGRIBISNIS BERBASIS MBKM

Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan adalah program studi yang siap mengimplementasikan MBKM di lingkungan UYP. Hal ini sebagai respon dari peraturan pemerintah yaitu Permendikbud No 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi menetapkan Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka. Kebijakan ini memberikan hak kepada mahasiswa untuk 3 semester belajar di luar program studinya. Untuk mendukung kesiapan tersebut beberapa hal yang sudah dilakukan oleh Prodi Agribsinis salah satunya adalah menjalin Kerjasama dengan mitra industry dan Lembaga terkait yang siap menjalin Kerjasama dalam implementasi MBKM.
Kegiatan lain untuk mendukung kesiapan implementasi MBKM adalah lokakarya peninjauan dan penyusunan kurikulum yang diselenggarakan pada 30 Juli 2020. Dalam acara ini hadir Wakil Rektor Bidang akademik Dr. Asrul Anan, M.PdI dan Dekan fakultas Pertanian Idah Lumhatul Fuad, SP.,M.Agr. Lokakarya ini juga dihadiri alumni, dosen dan stakeholder diantaranya dari PT Semangat Bersama Enterpreneurship (SBE), KTNA Kabupaten Pasuruan, Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan. Dalam lokakarya ini stakeholder memberikan saran bahwa mahasiswa harus lebih banyak praktek dan magang kerja di mitra industry agar tidak kaget saat mulai bekerja di dunia insutri pertanian, alumni juga memberikan saran agar mahasiswa lebih banyak kegiatan yang dapat menambah pengetahuan dan ketrampilan di sektor usaha di bidang pertanian hal ini mengingat banyak alumni prodi Agribisnis yang berwirasuaha baik di bidang olahan makanan atau membuka usaha pertanian. Mahasiswa juga harus dibekali praktek di masyarakat khususnya di masyarakat desa atau petani sekaligus pemberdayaan petani dengan inovasi teknologi. Saran dari para stakeholder dan alumni ini tepat sekali dalam implementasi kurikulum MBKM dengan bentuk kegiatan pembelajaran 3 semeter di luar kampus. Lokakarya ini menghadirkan narasumber yaitu Dr. Agustina Shinta, MP dari Universitas Brawijaya. Di acara ini Bu Shinta memberikan pencerahan tentang implementasi kurikulum OBE berbasis MBKM. Saran beliau adalah agar Prodi Agribisnis UYP memperhatikan pengaturan matakuliah dan CPMK agar tidak tumpang tindih antara matakuliah yang satu dengan yang lain. Selain itu juga disarankan untuk memperkuat matakuliah-matakuliah yang membekali mahasiswa dalam membentuk kompetensi yang diinginkan dengan memberikan metode pembelajaran case project atau team project.
Kegiatan lokakarya ini menghasilkan banyak catatan-catatan yang menjadi pertimbangan dalam penyusunan kurikulum. Penyusunan kurikulum adalah tahapan selanjutnya dalam menghasilkan kurikulum yang dilakukan oleh Tim Kurikulum yang dibentuk dan ditugaskan oleh Dekan. Semoga kurikuklum Prodi Agribisnis bisa menjadi jembatan mencetak lulusan yang siap kerja dan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia industry.
